Ini Hubungan Hubungan Shaula dan Flugel di Re:Zero

Arisu

 


Dalam cerita Re:Zero − Starting Life in Another World, hubungan antara Shaula dan Flugel merupakan salah satu misteri terbesar yang terus memicu teori di kalangan penggemar. Keduanya tidak hanya terikat sebagai guru dan murid, tetapi juga memiliki hubungan emosional yang jauh lebih kompleks, mencakup penciptaan, pengabdian absolut, hingga perasaan cinta yang tidak berbalas secara jelas.

Shaula sendiri adalah makhluk witchbeast yang diciptakan oleh Penyihir Gluttony, bersama bantuan Flugel. Ia kemudian menjadi murid langsung Flugel dan menjalani peran sebagai penjaga Pleiades Watchtower selama ratusan tahun. Fakta bahwa Flugel ikut menciptakan Shaula membuat hubungan mereka tidak sekadar hubungan mentor biasa, melainkan juga menyerupai hubungan pencipta dan ciptaan yang memiliki ikatan eksistensial kuat.

Dalam dinamika tersebut, Shaula menunjukkan loyalitas absolut terhadap Flugel. Ia digambarkan tidak pernah menolak perintah sang Sage dan bahkan rela melakukan apa pun demi dirinya, termasuk mengorbankan nyawa jika diminta. Sikap ini bukan hanya bentuk kesetiaan, tetapi juga mencerminkan ketergantungan emosional yang ekstrem. Dalam banyak momen, Shaula menegaskan bahwa ia hanya peduli pada “Master”-nya, yakni Flugel, dan seluruh tindakannya berpusat pada dirinya.

Shaula saat mengatakan Flugel

Yang membuat hubungan ini semakin menarik adalah adanya unsur cinta sepihak. Shaula secara eksplisit menyatakan bahwa ia mencintai Flugel. Perasaan ini bukan sekadar kekaguman terhadap guru, melainkan cinta yang bersifat personal dan mendalam. Namun, dari sisi Flugel sendiri, tidak ada bukti jelas bahwa ia membalas perasaan tersebut. Justru, dalam beberapa deskripsi, Flugel sering merasa kewalahan atau kesal dengan tingkah Shaula yang ceroboh dan kekanak-kanakan.

Kontras ini menciptakan hubungan yang tidak seimbang. Shaula mencintai dan mengabdi sepenuh hati, sementara Flugel memperlakukannya lebih sebagai murid atau bawahan yang harus diurus. Meskipun begitu, tetap ada indikasi bahwa Flugel mempercayainya, terbukti dari tugas penting yang ia berikan, yaitu menjaga menara dan rahasia besar dunia selama lebih dari 400 tahun. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa meskipun tidak romantis, hubungan mereka tetap memiliki kedalaman emosional dan tanggung jawab besar.

Aspek lain yang memperkuat kompleksitas hubungan ini adalah fakta bahwa Flugel menghilang, meninggalkan Shaula sendirian selama berabad-abad. Shaula tetap setia menunggu dan menjalankan tugasnya tanpa mengetahui nasib sang master. Hal ini memperlihatkan betapa kuatnya ikatan yang ia rasakan, bahkan melampaui waktu dan logika.

Menariknya, dalam alur cerita utama, Shaula salah mengira Natsuki Subaru sebagai Flugel karena bau yang sama. Ini menunjukkan bahwa bagi Shaula, identitas Flugel tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga terkait dengan sesuatu yang lebih abstrak seperti “esensi” atau aura. Kesalahan ini sekaligus mengindikasikan adanya misteri besar mengenai siapa sebenarnya Flugel dan bagaimana hubungannya dengan Subaru, yang hingga kini masih menjadi teori besar dalam fandom.

Secara keseluruhan, hubungan Shaula dan Flugel adalah perpaduan antara penciptaan, loyalitas ekstrem, dan cinta sepihak yang tragis. Shaula mencintai dan mengabdi tanpa syarat, sementara Flugel tetap menjadi sosok misterius yang meninggalkan jejak besar dalam hidupnya tanpa penjelasan yang tuntas. Hubungan ini bukan hanya penting bagi karakter Shaula, tetapi juga menjadi kunci dalam memahami sejarah dunia Re:Zero dan rahasia di balik sosok Sage legendaris tersebut.***