Sinopsis Anime Kaguya-sama: Love is War?, Dilema Kaguya

Arisu

 


Catataninfoku – Berikut ini sinopsis dari anime Kaguya-sama wa Kokurasetai? Tensai-tachi no Renai Zunousen atau yang dikenal juga dengan nama Kaguya-sama: Love is War?, yang didasarkan pada manga yang ditulis dan diilustrasikan oleh Aka Akasaka.


Anime ini diproduseri oleh Aniplex, Mainichi Broadcasting System, Shueisha, dan JR East Marketing & Communication.


Sementara itu, produksinya dikerjakan oleh studio A-1 Pictures dan tayang pertama kali pada 11 April 2020 hingga 27 Juni 2020 dengan total 12 episode, dengan masing-masing episode berdurasi 24 menit.


Anime ini memiliki genre komedi dan romansa serta tema sekolah, dengan demografi seinen.


Rating anime ini adalah PG-13, yang artinya dikhususkan untuk penonton berusia 13 tahun ke atas.


Pemeran dari anime Kaguya-sama: Love is War? di antaranya Aoi Koga sebagai Kaguya Shinomiya, Ryota Suzuki sebagai Yuu Ishigami, Konomi Kohara sebagai Chika Fujiwara, Makoto Furukawa sebagai Miyuki Shirogane, dan Miyu Tomita sebagai Miko Iino.


Yumiri Hanamori sebagai Ai Hayasaka, Sayumi Suzushiro sebagai Kei Shirogane, Takehito Koyasu sebagai Ayah Shirogane, Yutaka Aoyama sebagai Narator, serta Kana Ichinose sebagai Maki Shijou.


Anime Kaguya-sama: Love is War? dapat disaksikan di Bilibili, Catchplay+, Crunchyroll, iQIYI, Laftel, dan Netflix.

Sinopsis  Kaguya-sama: Love is War?


Kaguya-sama: Love is War? menceritakan setelah liburan musim panas yang lambat namun penuh dengan peristiwa, semester kedua Akademi Shuchin kini dimulai dengan penuh semangat. Saat Agustus beralih ke September, ulang tahun Miyuki Shirogane semakin dekat, yang akhirnya membuat Kaguya Shinomiya berada dalam dilema yang serius mengenai bagaimana caranya untuk merayakannya.


Selain itu, masa jabatan OSIS ke-67 akan segera berakhir. Karena anggota berada di kelas yang berbeda, satu-satunya waktu Kaguya dan Miyuki bersama akan segera hilang, sehingga semua rencana licik mereka akan terancam.


Pemilihan yang panjang dan sulit akan menentukan nasib OSIS yang baru menanti, karena banyak penantang akan memperebutkan gelar ketua yang didambakan.***