Catataninfoku -- Pada salah satu bagian cerita Sousou no Frieren (khususnya dalam Chapter 61 manga atau season 2 episode 1 Frieren: Beyond Journey’s End), kita melihat momen di mana Frieren, Fern, dan Stark terjebak di sebuah gua bawah tanah yang seluruhnya dipenuhi oleh mineral kristal khusus yang memiliki sifat unik: membatalkan efek sihir di sekitarnya. Adegan ini terjadi saat mereka bertualang di daerah Saum Marshes ketika tanah di bawah kaki mereka tiba-tiba runtuh. Mereka jatuh ke dalam sebuah gua yang dindingnya dan lantainya terbuat dari deposit kristal yang sangat besar dan padat, yang dikenal dalam dunia Frieren sebagai magic-nullifying crystal atau kristal pembatal sihir.
| Frieren yang memegang salah satu batu |
Kristal pembatal sihir ini bukan sekadar batu biasa. Ketika salah satu kristal kecil dibawa dan diuji oleh Frieren dan Fern, Fern segera menyadari bahwa ia tidak dapat mengeluarkan sihirnya sama sekali, termasuk hal-hal sederhana seperti sihir untuk memasak. Frieren kemudian menjelaskan bahwa kristal tersebut memiliki kemampuan untuk meniadakan penggunaan sihir di sekitarnya, sehingga siapa pun yang berada di area gua tersebut menjadi seperti orang biasa yang tidak memiliki kemampuan sihir. Hal ini berarti segala sihir—baik sihir serangan, pertahanan, maupun dukungan—tidak bisa dilakukan selama berada di dalam radius pengaruh kristal tersebut.
Tidak berhenti sampai di situ, gua yang terbuat dari material tersebut ternyata sangat luas dan mustahil bagi sihir biasa untuk memotong atau menghancurkan kristal itu. Frieren menyatakan bahwa kristal ini adalah salah satu mineral terkeras di dunia dan tidak bisa diproses atau dipotong dengan sihir. Ini membuat mereka benar-benar terperangkap, karena jalan keluar tidak bisa dibuat dengan memecah dinding menggunakan sihir.
Alasan ilmiahnya di dalam dunia cerita ini tidak dijelaskan secara detail seperti dalam buku sains modern, tetapi secara naratif dan dunia Frieren dijelaskan bahwa kristal pembatal sihir ini memiliki sifat khusus yang mengganggu aliran mana yang diperlukan untuk merapal sihir. Karena inilah sihir menjadi tidak dapat digunakan di area gua tersebut; kristal itu seperti “menghisap” atau mengganggu mana sehingga penyihir dan pengguna sihir tidak dapat menyalurkan kekuatan magis mereka. Peristiwa ini memaksa ketiganya untuk bertahan tanpa mengandalkan sihir—sebuah situasi yang sangat berbeda bagi karakter seperti Frieren dan Fern yang sangat bergantung pada magis.
Terjebaknya mereka dalam gua ini bukan karena sebuah jebakan musuh atau tindakan tertentu, tetapi murni akibat kecelakaan tanah runtuh yang membawa mereka ke bawah tanah tempat deposit kristal yang sangat besar ini berada. Mereka kemudian harus menghadapi bahaya nyata berupa monster di dalam gua tersebut tanpa bisa menggunakan sihir, termasuk ketika seekor Venomous Apex Dragon muncul dari dalam air gua.
Dengan demikian, adegan ini menjadi titik penting dalam cerita karena memperlihatkan bahwa bergantung sepenuhnya pada sihir memiliki kelemahan besar, dan ketiganya harus mengatasi situasi ini dengan cara berbeda—memanfaatkan kemampuan fisik, kecerdikan, dan kerja sama tim. Semuanya menjadi pelajaran penting bagi Frieren, Fern, dan Stark sepanjang perjalanan mereka.***
Sumber: Frieren Wiki